
Literasi secara umum bukan hanya sekedar mampu membaca saja, tetapi kemampuan menganalisis bacaan yang mencangkup tulisan, smbol, angka, serta grafik dan memahami konsep dibalik tulisan tersebut.
Sedangkan numerasi tidaklah sekedar memahami kompetensi matematika. Pengetahuan matematika saja tidak cukup membuat seseorang memiliki kemampuan literasi numerasi. Literasi Numerasi mencangkup kemampuan penerapan konsep numerik dan matematika dalam kehidupan kita sehari-hari, sehingga dapat dikatakan bahwa literasi numerasi merupakan kecakapan. Menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan literasi numerasi untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. Menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb) lalu menggunakan interpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan.
Dengan memiliki kemampuan penguatan literasi numerasi siswa akan lebih bisa mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan di masyarakat dan dunia kerja yang siap menghadapi perkembangan zaman. Selain itu, siswa akan dapat berpikir secara rasional, sistematis dan kritis dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Siswa juga dapat dengan cermat mengambil keputusan dalam berbagai konteks. Pada siswa jenjang Madrasah Aliyah, tentunya kemampuan literasi numerasi dapat menjadi bekal untuk mereka Ketika lulus dalam menghadapi kehidupan masyarakan dan dunia
kerja. Dengan harapan bahwa siswa MAN Kota Sorong yang memiliki kemampuan literasi numerasi yang baik, cepat terserap di dunia kerja.
Peran penting kita sebagai seorang guru matematika menjadi ujung tombak dalam penguatan kemampuan penguatan literasi numeras. Oleh karena itu, Guru MAN Kota Sorong melakukan pembiasaan pembelajaran yang berbasis literasi numerasi di setiap mata pelajaran, agar kemampuan siswa lebih terasah baik
Literasi numerasi merupakan salah satu kompetensi esensial yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga mencakup pemahaman, interpretasi, dan penggunaan informasi berbasis angka dalam berbagai konteks kehidupan. Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Sorong, siswa kelas X masuk dalam kategori Fase E dalam Kurikulum Merdeka. Pada fase ini, penguatan literasi numerasi menjadi sangat penting karena akan menjadi fondasi utama untuk memahami pelajaran yang lebih kompleks di jenjang MAN Kota Sorong Khususnya dan pada umumnya di jenjang pendidikan menengah atas. Berikut hal-hal pentingnya Penguatan Literasi Numerasi di MAN Kota Sorong antara lain :
1. Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Pondasi Akademik
Penguatan literasi numerasi di MAN Kota Sorong bertujuan untuk pondasi atau membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, dan kritis. Kemampuan ini sangat dibutuhkan tidak hanya dalam mata pelajaran Matematika, tetapi juga pada mata pelajaran lain seperti Fisika, Ekonomi, Kimia, bahkan Geografi. Kelemahan dalam memahami grafik, tabel, atau perhitungan sederhana akan menghambat capaian belajar di berbagai bidang.
2. Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Bekal Siswa Menghadapi Dunia Nyata
Literasi numerasi berperan penting dalam membentuk siswa yang mampu memahami dan menyikapi informasi di kehidupan nyata, termasuk dalam membaca grafik, menganalisis data, memahami konsep peluang, serta membuat keputusan berdasarkan informasi kuantitatif. Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan ini sangat relevan—misalnya dalam mengelola keuangan pribadi, memahami laporan media, atau menafsirkan informasi kesehatan berbasis angka.
3. Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Kontekstualisasi Islami
Di MAN Kota Sorong, penguatan literasi numerasi juga harus dikembangkan secara kontekstual dan bernilai Islami. Guru dapat mengaitkan materi numerik
dengan aplikasi dalam kehidupan muslim, seperti perhitungan zakat, waris, waktu shalat, dan pembagian hasil usaha (mudharabah). Dengan demikian, siswa tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga memahami maknanya dalam kehidupan beragama dan sosial.
4. Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Pendukung Evaluasi Pembelajaran dan Asesmen Nasional
Penguatan literasi numerasi juga merupakan bagian penting dalam menghadapi Evaluasi Pembelajaran dan Asesmen Nasional, yang menuntut siswa untuk menyelesaikan soal berbasis konteks kehidupan nyata. Siswa yang memiliki kemampuanliterasi numerasi yang baik akan lebih siap menghadapi soal- soal yang menantang kemampuan berpikir logis dan menuntut pemecahan masalah kontekstual.
5. Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Strategi di MAN Kota Sorong
Penting bagi MAN Kota Sorong untuk menjadikan literasi numerasi sebagai fokus utama penguatan kompetensi siswa Fase E. Upaya ini dapat dilakukan melalui:
- Pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan
- Asesmen diagnostik awal tahun
- Pengembangan modul ajar berbasis kebutuhan siswa
- Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan
Penguatan literasi numerasi bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan nilai akademik, tetapi juga untuk membentuk generasi santri yang cakap berpikir, bijak dalam bertindak, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan dasar ilmu dan nilai-nilai Islam. MAN Kota Sorong sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa setiap siswa Fase E memiliki fondasi literasi numerasi yang kuat, adaptif, dan bermakna.
